Cara menjadi pelatih sepak bola di Indonesia sebenarnya tak begitu sulit. Ada urutan – urutan sederhana yang harus diperhatikan kalau mau jadi pelatih sepak bola yang mempunyai lisensi. Karena itu, usahakan memahami bagaimana cara menjadi seorang pelatih sepak bola dengan tepat.
Sejumlah langkah memang harus dilalui dan dilewati agar seseorang bisa menjadi pelatih sepak bola berlisensi. Semua prosesnya harus diperhatikan secara baik dan benar. Berikut ini adalah tata cara menjadi pelatih sepak bola berlisensi secara baik dan benar.
Mulai dari SSB Terdekat
Proses untuk jadi seorang pelatih sepak bola bisa dimulai dengan ikut serta dalam aktivitas di SSB terdekat. Mulailah dari sana dulu jika tertarik dan sudah punya dasar – dasar tentang sepak bola. Jika memulai semuanya dari SSB yang terdekat.
Memang semuanya harus diawali dari yang terdekat dahulu. Ini diperlukan agar seseorang bisa memahami terlebih dulu sistem dan cara kerja seorang pelatih dari level terbawah. Semuanya bisa dipelajari lebih dulu dari sekolah sepak bola terdekat.
Ikut Kursus Lisensi D Nasional
Ketika sudah mendapatkan pengalaman dari SSB, maka cobalah untuk ikut mendaftar kursus kepelatihan lisensi D Nasional yang diselenggarakan PSSI. Pihak PSSI akan bekerja sama dengan Asosiasi Provinsi dan Kabupaten untuk selenggarakan kursus lisensi D nasional.
Pelatih yang memegang lisensi D Nasional itu berhak untuk jadi pelatih di SSB atau akademi sepakbola junior. Ini adalah aturan yang dibuat oleh PSSI untuk mendata berapa banyak jumlah pelatih resmi dari level paling bawah.
Mendaftar Resmi jadi Tim Pelatih SSB
Ketika sudah mengantongi lisensi D Nasional cobalah untuk mendaftar sebagai pelatih resmi di SSB atau akademi sepakbola. Sertifikat atau lisensi D Nasional tersebut adalah modal untuk bisa mendaftar dan jadi salah satu pelatih resmi di SSB.
Ini bisa menjadi batu loncatan menuju karir yang lebih baik. Saat menjadi pelatih resmi di SSB, seseorang bisa menerapkan ide – idenya dalam melatih. Sehingga, melatih anak – anak SSB merupakan kawah candradimuka untuk mengenalkan semua ide – ide.
Jadi Pelatih Tim Junior
Setelah kantongi liensi D tersebut, sekarang cobalah untuk menjadi tim pelatih tim junior di kompetisi kelompok umur. Menurut peraturan, seseorang yang sudah mempunyai lisensi D berhak menjadi pelatih kepala di tim junior kelompok umur.
Misalnya jadi pelatih kepala di tim U15 atau U17 dari sebuah tim. Ini merupakan sesuatu yang harus dicoba sebagai langkah awal dalam memulai karir sebagai pelatih.
Ikut Kursus Lisensi C AFC
Setelah punya pengalaman bersama tim junior, maka cobalah untuk tingkatkan lisensi ke C AFC. Ini adalah lisensi resmi yang telah menjadi standar dari AFC yang harus dilaksanakan oleh PSSI. Kalau mau ikut kursus lisensi C AFC, seseorang harus punya lisensi D Nasional dulu.
Ketika sudah memikili lisensi C AFC, seorang pelatih sudah bisa memimpin tim senior. Misalnya tim di divisi paling bawah seperti Liga 3. Syarat utamanya adalah memang sudah mengantongi lisensi C AFC.
Ikut Kursus Lisensi B AFC
Setelah punya lisensi C AFC, seseorang bisa melanjutkan ke tingkat yang lebih tinggi yakni B AFC. Ini adalah lisensi yang membuat pelatih bisa memimpin sebuah tim di divisi kedua, dalam hal ini adalah Liga 2. Syarat untuk jadi pelatih Liga adalah punya lisensi B AFC tersebut.
Kursus lisensi B AFC akan dipimpin oleh para pelatih dengan level internasional. Materai dan ilmu yang disampaikan pada kursus lisensi B AFC ini juga berbeda dengan level yang ada di bawahnya.
Ikut Kursi Lisensi A AFC Pro
Usai mengantongi lisensi B AFC, tak ada salahnya untuk langsung lanjutkan ke kursus lisensi A AFC Pro. Ini adalah level tertinggi dari piramida level pelatih di Indonesia. Lisensi A AFC Pro ini membuat pelatih berhak jadi pelatih kepala tim Liga 1.
Materi yang ada di kursus lisensi A AFC juga lebih banyak dan rumit. Hal ini dimaksudkan untuk mengangkat level dari pelatih – pelatih yang sebelumnya berada di level yang lebih rendah. Jadi, lisensi A AFC Pro ini memang tidak sembarangan dalam mendapatkannya.
Jadi Pelatih Kepala Tim Senior di Liga
Saat sudah kantongi lisensi A AFC Pro, seorang pelatih bisa langsung terjun ke dunia yang lebih professional. Seseorang bisa menjadi pelatih kepala di tim Liga 1 Indonesia. Bahkan, bisa juga menjadi pelatih kepala di liga negara lain juga.
Demikian tadi penjelasan mengenai tata cara menjadi pelatih sepak bola berlisensi secara baik dan benar. Semua cara di atas memang harus diperhatikan dengan baik. Kalau ingin sukses jadi pelatih sepak bola, lakukan semua prosesnya dengan baik agar semuanya jadi lancar.
